Ikan pelagis besar topang ekonomi masyarakat pesisir Lebak
Admin Diskan | 27 Juli 2026 | Dibaca 26 kali

Lebak (ANTARA) - Masyarakat pesisir Kabupaten Lebak, Banten, semakin mengandalkan ikan pelagis besar sebagai penggerak ekonomi daerah, tidak hanya melalui aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga pengembangan usaha pengolahan yang memberi nilai tambah dan memperluas akses pasar hingga ekspor.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Winda Triana di Lebak, Jumat, mengatakan ikan pelagis besar yang melimpah di perairan selatan Banten atau Samudera Hindia menjadi komoditas utama yang menopang mata pencaharian ribuan nelayan sekaligus menggerakkan rantai usaha perikanan di wilayah tersebut.

"Jenis ikan yang banyak ditangkap meliputi tuna, cakalang, layur, tenggiri, marlin, wahoo, sarden, barakuda, hingga tongkol," katanya.

Untuk ikan tuna, bobot per ekor bahkan dapat mencapai sekitar 60 kilogram dengan harga jual yang bervariasi antara Rp40 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram, bergantung pada jenis dan kualitas hasil tangkapan.

Winda menjelaskan sebagian hasil tangkapan dipasarkan melalui perusahaan yang mengekspor produk perikanan dari Jakarta, sedangkan sisanya menjadi bahan baku industri pengolahan di daerah. Pola tersebut menciptakan rantai nilai yang memberikan manfaat ekonomi lebih luas, mulai dari nelayan, pedagang, pelaku usaha pengolahan, hingga sektor distribusi.

‎"Kami meyakini produksi tangkapan ikan pelagis besar dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat pesisir," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan aktivitas perikanan di Kabupaten Lebak juga mendorong tumbuhnya ratusan pengusaha UMKM berbasis hasil laut yang memproduksi berbagai olahan, seperti abon ikan, kerupuk ikan, bakso ikan, ikan asin, pindang, otak-otak, dendeng ikan, rendang ikan, hingga aneka camilan berbahan baku ikan.

Menurut Winda, pengembangan industri pengolahan tersebut memperkuat nilai tambah komoditas perikanan sekaligus memperluas peluang usaha dan penyerapan tenaga kerja di kawasan pesisir.

Berdasarkan laporan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), nilai transaksi hasil pelelangan mencapai sekitar Rp8 miliar setiap bulan atau sekitar Rp96 miliar dalam setahun, dengan kontribusi terbesar berasal dari komoditas ikan pelagis besar.

Saat ini terdapat 3.635 nelayan yang beroperasi di pesisir selatan Kabupaten Lebak dengan total produksi tangkapan berkisar 6.000 hingga 7.500 ton per tahun. Produksi tersebut menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi kawasan pesisir sekaligus memasok kebutuhan industri pengolahan dan perdagangan hasil perikanan.

Pelaku UMKM pengolah ikan di Kecamatan Binuangeun, Bedah (45), mengatakan usahanya memproduksi abon ikan yang dipasarkan sebagai bahan baku kepada perusahaan di Jakarta dan Tangerang dengan harga Rp150 ribu per kilogram.

Dalam sebulan, usahanya mampu memasok hingga 500 kilogram abon ikan atau menghasilkan omzet sekitar Rp75 juta. Produk tersebut selanjutnya dikemas dan dipasarkan oleh mitra usaha dengan merek UMKM "Bu Bedah" setelah memenuhi persyaratan perizinan dan pelabelan.

Ia mengatakan abon ikan produksinya memiliki daya simpan hingga delapan bulan tanpa bahan pengawet, dengan cita rasa gurih serta kandungan protein yang tetap terjaga sehingga memiliki daya saing di pasar.

"Kami memasok abon ikan sekitar 500 kilogram per bulan dengan harga Rp150 ribu per kilogram, sehingga omzetnya mencapai sekitar Rp75 juta setiap bulan," katanya.

Sementara itu, nelayan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Binuangeun, Rohman (55), mengaku keberadaan stok ikan pelagis besar di perairan selatan Banten memberikan kepastian usaha bagi nelayan karena hasil tangkapan masih mampu memberikan pendapatan yang menopang kebutuhan keluarga.

Menurut dia, dalam satu kali melaut selama sekitar sepekan, nelayan dapat memperoleh pendapatan bersih sekitar Rp1,8 juta setelah dikurangi biaya operasional.

"Keberadaan ikan pelagis besar di perairan selatan Banten sangat membantu ekonomi nelayan karena hasil tangkapannya masih memberikan penghasilan bagi keluarga," katanya.


Pewarta: Mansyur suryana
Editor : Bayu Kuncahyo


Sumber : https://banten.antaranews.com/berita/386459/ikan-pelagis-besar-topang-ekonomi-masyarakat-pesisir-lebak






BAGIKAN :